Standar Baru Warna Safety Helmet Bagi Konstruksi, Hanya Ada 4 Warna!

 

Distributor helm safety jakartaDemi menunjang keselamatan kerja, perusahaan wajib meluangkan alat pelindung diri untuk para pekerjanya, salah satunya pelindung kepala. Safety helmet adalahsalah satu perangkat pelindung kepala yang wajib dipakai untuk mengayomi para pekerja dari bahaya terpapar benda jatuh dari atas, benturan, dan bahaya listrik.

Setiap tahun, tidak tidak banyak pekerja yang meregang nyawa dan merasakan cedera kepala dampak kecelakaan kerja. Berdasarkan data Occupational Safety and Helath Admnistration (OSHA), kemalangan kerja yang menyebabkan cedera kepala ini paling tidak sedikit terjadi di lokasi konstruksi.

Standar Lama Warna Safety Helmet (Sebelum Januari 2017)

Standar warna safety helmet di masing-masing sektor industri atau lokasi kerja dapat saja berbeda-beda. Dilansir thenbs.com, terdapat tujuh warna safety helmet yang diterapkan sebelum berlaku standar baru pada Januari 2017:

Putih: Bagi manajer, mandor (foreman), insinyur (engineer), atau supervisor.
Hijau: Bagi petugas K3, pekerja baru atau pekerja dalam masa percobaan.
Kuning: Bagi pekerja umum atau operator perangkat berat.
Coklat: Bagi pekerja yang tercebur dalam kegiatan panas, laksana pengelasan.
Biru: Bagi tukang kayu, teknisi listrik, dan operator teknis lain.
Oranye: Bagi petugas/kru jalan raya.
Abu-abu: Bagi tamu perusahaan.
Warna safety helmet di atas tidak sedikit dipakai oleh industri di Inggris. Standar warna safety helmet tersebut diciptakan oleh Build UK, organisasi terbesar guna perwakilan industri konstruksi di Inggris.

 

Build UK: Hanya Ada 4 Kode Warna Safety Helmet

Standar warna safety helmet baru sudah diimplementasikan sebagai upaya guna mengembangkan praktik dan komunikasi keselamatan kerja terbaik pada proyek konstruksi di Inggris

Build UK telah menciptakan sistem kode warna safety helmet baru guna industri konstruksi di Inggris. Mulai dari Januari 2017 dan seterusnya, empat warna safety helmet terbaru sudah diimplementasikan di seluruh sektor konstruksi atau kontraktor di Inggris.

Hitam: Supervisor
Oranye: Slinger (pekerja yang bertugas memuat dan merombak muatan)/signaller (pemberi sinyal)
Putih: Site Manager/competent operative/vehicle marshall (pekerja yang kompeten guna meyakinkan pergerakan perangkat berat supaya tetap aman)
Biru: Tamu perusahaan atau seluruh orang yang sedang di lingkungan perusahaan dan tidak termasuk kelompok di atas.
Catatan:

Semua helm mesti mengisi standar safety helmet yang berlaku di Inggris, yakni BS EN 397.
Build UK menyerahkan tambahan stiker di helm :
1. Stiker palang hijau guna petugas P3K

2. Stiker palang merah guna petugas pemadam kebakaran.

Apa Yang Mendorong Perubahan Kode Warna Pada Safety Helmet?

Build UK menciptakan standar warna safety helmet yang baru sebab ada sejumlah pendekatan bertolak belakang dalam menilai warna safety helmet di masing-masing sektor konstruksi atau kontraktor, di antaranya:

Peneliti mengejar bahwa tidak sedikit tempat kerja/kontraktor memiliki kepandaian warna safety helmet yang berbeda.
Kontraktor pribadi telah mengenalkan identifikasi warna safety helmet bertolak belakang pula dalam standar APD mereka.
Organisasi Network Rail (organisasi yang memiliki, mengoperasikan, dan mengembangkan infrastruktur kereta api terbesar di Inggris) mempunyai peraturan spesifik guna warna safety helmet untuk pekerjaan yang bersangkutan dengan infrastruktur rel kereta api. Warna putih guna pekerja dan biru guna pekerja yang belum kawakan atau tamu perusahaan.
Pendekatan yang tidak konsisten bisa berpotensi membingungkan dan membahayakan pekerja.
Pada sektor konstruksi yang lebih kecil, standar warna barangkali tidak lumayan efektif diterapkan, maka dalam urusan ini Build UK menganjurkan untuk memakai warna putih sebagai standar umum ketika ini.
Maka dari itu, Build UK memutuskan warna safety helmet yang baru guna mencapai sekian banyak tujuan, di antaranya:

Terdapat standar tunggal berhubungan warna safety helmet yang dapat dipakai oleh seluruh kontraktor.
Membantu kontraktor dalam menambah keselamatan kerja di lokasi konstruksi dengan menyerahkan identifikasi peran dan tanggung jawab yang jelas untuk semua personil di tempat kerja melewati warna helm.
Mengurangi pengeluaran ongkos karena perusahaan tidak perlu meluangkan helm dengan warna bertolak belakang untuk jenis kegiatan berbeda.
Dilansir dari constructionmanagermagazine.com, dibalik evolusi warna safety helmet yang dilaksanakan Build UK, ternyata pemberian standar ini menghadirkan kontroversi. Tidak seluruh orang menyerahkan komentar positif, di antara komentar yang sangat sering diucapkan ialah tidak adanya warna safety helmet yang tradisional, yakni warna kuning.

Sebuah komentar lain pun menuliskan bahwa seharusnya safety helmet hanya bermanfaat sebagai perangkat pelindung atau penangkal dari cedera kepala dan warna safety helmet tidak dominan secara signifikan. Ada pun yang berkomentar bahwa seharusnya helm berwarna hitam tidak digunakan karena tidak gampang untuk dilihat.

 

 

Leave a Comment